Sir Alex Frerguson (REUTERS/ Nigel Roddis)
Kematian dua Polisi Wanita di Greater Manchester pada Selasa, 18 September 2012 waktu setempat meninggalkan kesedihan mendalam di hati Sir Alex Ferguson dan punggawa Manchester United.
Untuk memberikan penghormatan kepada dua Polwan yang gugur dalam menjalankan tugasnya, pemain MU akan mengenakan ban hitam di lengan saat berhadapan dengan Galatasaray di Old Trafford pada leg 1 babak penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu 19 September 2012 (Kamis dinihari WIB)
Dua Polwan tersebut adalah PC Fiona Bone (32) dan PC Nicola Hughes (23). Nyawa keduanya melayang dalam serangan senjata dan granat saat berusaha menyergap seorang residivis bernama Dale Cregan. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Wilayah Mottram, Greater Manchester. Cregan akhirnya menyerahkan diri ke Pos Polisi Hyden tidak lama setelah kejadian tersebut.
Kepolisian menahan Cregan dengan tuduhan terlibat dalam insiden tersebut dan ikut bertanggung jawab atas kematian Fiona dan Hughes. Seorang saksi mata di tempat kejadian mengaku, saat peristiwa berlangsung dia mendengar 13 ledakan dan suara tembakan sekitar pukul 11 siang.
“Kami semua sangat sedih atas kematian tragis dua Polwan muda itu saat menjalankan tugasnya mengamankan wilayah kami,” kata pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson dengan nada pilu.
“Fiona dan Nicola merupakan anggota Polisi Greater Manchester yang terkenal di kalangan masyarakat setempat. Pikiran dan doa kami tertuju kepada keluarga dan kerabat mereka. Semoga, mereka selalu diberikan ketabahan,” Ferguson menambahkan. (sj)
Untuk memberikan penghormatan kepada dua Polwan yang gugur dalam menjalankan tugasnya, pemain MU akan mengenakan ban hitam di lengan saat berhadapan dengan Galatasaray di Old Trafford pada leg 1 babak penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu 19 September 2012 (Kamis dinihari WIB)
Dua Polwan tersebut adalah PC Fiona Bone (32) dan PC Nicola Hughes (23). Nyawa keduanya melayang dalam serangan senjata dan granat saat berusaha menyergap seorang residivis bernama Dale Cregan. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Wilayah Mottram, Greater Manchester. Cregan akhirnya menyerahkan diri ke Pos Polisi Hyden tidak lama setelah kejadian tersebut.
Kepolisian menahan Cregan dengan tuduhan terlibat dalam insiden tersebut dan ikut bertanggung jawab atas kematian Fiona dan Hughes. Seorang saksi mata di tempat kejadian mengaku, saat peristiwa berlangsung dia mendengar 13 ledakan dan suara tembakan sekitar pukul 11 siang.
“Kami semua sangat sedih atas kematian tragis dua Polwan muda itu saat menjalankan tugasnya mengamankan wilayah kami,” kata pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson dengan nada pilu.
“Fiona dan Nicola merupakan anggota Polisi Greater Manchester yang terkenal di kalangan masyarakat setempat. Pikiran dan doa kami tertuju kepada keluarga dan kerabat mereka. Semoga, mereka selalu diberikan ketabahan,” Ferguson menambahkan. (sj)
0 komentar:
Posting Komentar